Sesak

1257 Kata

Irma saat ini sangat sedih. Dirinya bahkan sampai menangis tersedu-sedu. Selama ini putranya tidak pernah melawannya, baru kali ini Bara berani melawannya. Sebagai seorang ibu yang melahirkan sang putra, hatinya sungguh terluka. Hanya karena wanita asing yang baru dikenalnya membuat Bara berani melawannya. Dirinya yang sebagai ibu kandungnya, sudah mengenalnya sejak Bara masih dalam kandungan. Ikatan batin Bara dengan dirinya sepertinya sudah mulai luntur. Terbukti dengan sikap Bara yang terang-terangan berani melawan ibu yang telah melahirkannya. Apa salah dirinya yang hanya menginginkan wanita terbaik untuk pendamping sang putra. Pasti semua orang tua di dunia ini menginginkan yang terbaik untuk putranya. Ia hanya ingin menata masa depan Bara lewat pendampingnya. Dirinya tidak ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN