Tak terasa sudah lebih dari tiga hari Mona selalu datang ke apatemen Bara. Wanita modis itu sudah bertindak layaknya seorang istri bagi Bara. Bahkan, dia keluar masuk kamar Bara sudah layaknya pemilik unit. Irma yang melihat sikap calon menantunya itu malah mengembangkan senyumnya. Namun, jika Irma tidak berada di dalam unit, maka gadis yang rambutnya berwarna merah tersebut tampak sibuk dengan ponselnya. Dilihat dari delagat wanita yang sedang dijodohkan dengannya membuat Bara merasa jika Mona sedang menyembunyikan sesuatu. “Sepertinya ada yang dia sembunyikan. Apa mungkin dia sudah memiliki kekasih tetapi bernasib sama seperti diriku?” tanya Bara pada dirinya sendiri. Lelaki pemilik lesung pipi tersebut merasa senang jika mamanya keluar dari unit miliknya. Karena dengan begitu merek

