Bersyukurnya Bella ketika Bara mengerti dengan apa yang ia inginkan. Tangan Bara juga ikut turun ke bawah meja untuk menggenggam tangan gadis yang ingin ia perjuangkan. Detik kemudian mereka berdua saling bertatapan dan tersenyum. Sorot dan senyuman yang mengandung sebuah arti yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Irma yang melihat putranya seperti sangat memuja Bella seketika membuatnya tidak senang. Putranya tidak boleh terlalu memuja Bella. Karena dirinya masih ingin mempertemukan putranya dengan Mona. Ia berharap setelah Bara bertemu dengan Mona, putranya bisa beralih pada gadis pilihannya. “Kesibukkan Bella saat ini apa?” tanya Irma kembali. “Bella saat kerja, Tante,” ucap Bella dengan ramah. “Di Perusahaan mana dan bagian apa?” tanya Irma dengan tatapan yang terlihat meremehka

