Date?

1191 Kata

"Salsha bangun sayang." Ayahnya membangunkan Salsha yang sedari tadi berteriak histeris didalam tidurnya. "Sha." Ayahnya menepuk beberapa kali pipi Salsha agar terbangun. "Salsha jangan bikin ayah panik gini," ujar ayahnya setengah berteriak karena takut melihat anaknya yang terus saja berteriak ketakutan. "Ayah hiks... hiks." Salsha membuka matanya dengan berurai air mata menatap ayahnya yang terlihat sangat panik. "Salsha takut." Salsha memeluk ayahnya dengan erat. "Sssttt tenang Salsha disini ada ayah apa yang kamu takutin sayang?" tanya sang ayah yang masih setia memeluk anaknya seraya mengelus punggung Salsha. "Aku janji bakal balas dendam sama orang yang udah bunuh ibu!" ujar Salsha seraya melepaskan pelukan ayahnya dan mengusap air matanya yang berada di pipinya. "Cukup Sals

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN