Di sudut lain ibu kota, seorang wanita cantik berambut panjang tengah memasuki sebuah rumah yang berhalaman cukup luas. Tak ragu dia membuka daun pintu tanpa mengucap salam dan langsung menuju ruang tengah di mana seorang wanita paruh baya sedang duduk sambil menonton tv. Mata wanita itu menoleh melihat kedatangannya. Tak ada sapaan manis atau sejenisnya dan justru biasa saja. “Gimana? Sudah dapat mangsa?” kata wanita paruh baya dengan bibir merah itu bergumam pelan dengan mata kembali menatap layar tv. Wanita cantik itu duduk dengan helaan nafas seolah menuangkan rasa letih yang tengah melanda dirinya. Matanya melirik wanita paruh itu yang belum menatapnya. “Belum. Lagian barusan aku dari rumah Indah untuk ambil barang yang tertinggal dan mencari info lowongan pekerjaan!” seru wanita ca

