Tya mengikuti langkah Yuga masuk ke dalam kantor diikuti oleh tatapan beberapa karyawan yang menatap ke arah kotak makan yang tengah dibawa oleh sang atasan. Hari ini pria itu terlihat tak seperti biasanya, ia membiarkan Tya berjalan sedikit menjauh darinya. Keduanya kemudian masuk ke dalam ruang kerja Yuga. Setelah melewati Sandra yang menatap dengan tatapan tak suka. Yuga kemudian mempersilahkan gadis itu untuk duduk. Tya duduk di kursi yang berseberangan dengan meja kerja pria itu. "Hari ini saya mau bahas tentang kontrak. Bagaimana kontrak pernikahan kita nanti. Kamu setuju kan kontrak itu berlangsung selama 2 tahun?" Tya anggukan kepala. "Saya setuju. Tapi saya nggak mau kalau terkesan seperti antagonis ketika kita cerai nanti." "Tenang aja, bisa aja kamu bilang kalau saya selingk

