Yuga sadar kalau ada yang salah dengan hubungannya dengan Disha. Meskipun begitu perasaannya benar-benar tak bisa ditahan. Yuga sangat mencintai adik sepupunya itu, dan seolah rasanya sulit untuk lepas. Pagi ini ia terbangun dan menatap layar ponselnya penuh dengan panggilan dari sang adik. Yuga kemudian memutuskan untuk menghubungi Vhi. Tak lama sampai panggilan itu diterima oleh adik laki-lakinya. "Kenapa? Tumben kamu te—" "Mas beneran mau nikah sama Tya?" Vhi bertanya langsung ketika panggilannya diterima. "Iya, tiga minggu lagi. Dia udah kasih tahu kamu ya?" Yuga bertanya dengan wajahnya yang masih tersenyum. "Kenapa harus Tya? Sejak kapan Mas deket sama dia? Dan kenapa pilih dia jadi istri mas? Nggak bisa kamu milih orang lain? Kenapa harus dia?!" Vhi bertanya lagi dan kali ini

