Arin menoleh terkejut ketika Tya memanggilnya dengan nada suara yang tinggi. Ini pertama kali baginya melihat Tya marah seperti ini. Arin telan saliva, takut juga kalau tiba-tiba Tya melakukan sesuatu pada tubuh kurusnya. Gilang yang saat itu tengah mengobrol dengan Arin juga jadi bingung juga. Tapi, Tya itu tipikal enggak bisa marah. Apalagi kalau sama orang yang disayang. Langsung nangis karena enggak bisa marah mau sekesal apapun. "Lo yang ngomong kalau gue hamil kan ke orang-orang?" tanya Tya. Arin telan saliva, kemudian gelengkan kepalanya. "Kenapa lo nuduh gue kayak gitu?" "Iya Ty, kenapa lo tiba-tiba kaya gitu coba?" tanya Gilang heran karena merasa kalau Tya tiba-tiba datang dan menuduh Arin telah menyebarkan gosip. "Gue denger ya, lo di toilet ngobrol sama orang lain." 'Lo

