Tangisan Tya

1175 Kata

Malam ini Tya senang malamnya tak lagi sepi. Yuga dan Pak Ahyat menemaninya. Mereka bertiga mengobrol dan juga makan malam di sana. Tya memasak nasi goreng dengan toping awam goreng yang ia potong kecil-kecil di tambah dengan sosis dan juga tak lupa kerupuk yang tak pernah terlewatkan. Yuga menatap pada jam di tangannya. Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam, rasanya ia harus segera kembali ke rumah. "Kakak kamu pulang jam berapa Ty?" tanya Yuga lagi. "jam satu pagi Pak," jawab Tya. "Udah malam, kayaknya saya harus pulang, Rumah kamu semua bisa dikunci dengan aman kan?" tanya Yuga lagi, Tya anggukan kepalanya. "Bisa kok Pak, semua bisa dikunci." Yuga sebenarnya tak tega meninggalkan Tya, bukan karena ia menyukai Tya. Hanya iba saja merasa iba dengan keadaan Tya. "Kalau gitu saya pami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN