Apa yang dikatakan Yuga tadi buat Tya kepikiran. Malam ini Yuga bahkan tidur di sofa dan Tya di tempat tidur. Tya terus menatap Yuga, bingung sendiri dengar pernyataan yang didengarnya. "Tidur," ucap Yuga tiba-tiba. Pria itu padahal sejak tadi terlihat sudah tidur. Kini perlahan membuka matanya, kemudian menatapnya Tya. "Bapak belum tidur?" "Mas, mas, kenapa saya harus ingetin lagi?" Yuga menekankan, berdiri lalu berjalan menghampiri sang istri. Yuga duduk di samping Tya yang kini menatap dengan tatapan canggung. "Saya tau bapak bercanda, kalau mau ngaku dipersilahkan." Tya tentu saja merasa kalau ucapan yang dikatakan oleh Yuga tadi adalah sebuah kebohongan. Apalagi melihat sikap pria itu kepadanya selama ini. "Emangnya saya masih terlihat bercanda di mata kamu? Kalau saya nggak

