Malam harinya setelah makan malam bersama Rigel di sebuah restoran tak jauh dari villa Sita memutuskan untuk menggelar belanjaannya selama tiga hari berada di Bali. Dia membawa seluruh kantong belanjaannya di ruang tengah, sementara Rigel menjadikan aktivitas Sita sebagai tontonan menarik dan sangat menghibur. “Dari sekian belanjaan kamu kok nggak kelihatan kamu beli bikini,” canda Rigel yang sedang rebahan di sebuah sofa. “Ngarep!” balas Sita jutek. Rigel terbahak melihat reaksi Sita yang lucu menurutnya. Kesempatan baik ini dijadikan Rigel untuk mengulik lebih jauh soal kepribadian Sita langsung dari yang bersangkutan. Sebenarnya dia bisa saja mengorek informasi soal Sita dari orang lain, tapi itu tidak dia lakukan. Menghadapi Sita memang butuh pengorbanan. Dan Rigel menyukai itu.

