Lima puluh delapan

2102 Kata

Dari rumah sakit Jerome mengajak Irza mengunjungi sebuah kafe untuk menikmati makan siang bersama. Irza tidak tahu kafe yang sedang dikunjunginya ini milik siapa hingga terdengar sebuah suara menyapa dari arah belakangnya. Suara berat yang tidak asing tapi sudah cukup lama tak didengarnya.  “Datang juga lo akhirnya. Gila ya, ngundang elo udah kayak ngundang presiden aja. Sulitnya minta ampun.” Suara kesal Rigel menyambut Jerome. “Hay, Ir,” sapa Rigel pada Irza dengan suara yang terdengar lebih lembut.  Cafe yang sedang dikunjungi oleh Jerome dan Irza adalah cafe milik Rigel yang baru dibuka sekitar empat bulan lalu. Sebenarnya Rigel sudah mengundang Jerome dan Irza untuk datang saat acara opening cafe tersebut. Namun karena Jerome sedang disibukkan oleh urusan pekerjaannya, dia tidak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN