Andaikan menahan napas mampu membuatnya menghilang sementara dari hadapan Jerome bukannya selamanya, pasti akan dilakukan oleh Rigel dalam upaya melarikan diri dari tatapan yang siap mencabik-cabik isi kepalanya. Sial! Rigel merutuki dirinya yang dulu sempat menatap seperti itu saat Jerome memperkenalkan Irza sebagai calon istrinya. Antara tidak terima karena merasa Jerome secara tidak langsung telah merebut Irza darinya, Rigel tidak percaya begitu saja bahwa abangnya yang terlihat anti perempuan itu tiba-tiba akan menikah waktu itu. Apa mungkin kini Jerome sedang berusaha membalas perbuatannya dulu? Rigel sampai kesulitan meneguk ludahnya sendiri saat di menit ke sepuluh setelah dia mengungkapkan apa yang ingin disampaikan, Jerome masih belum bersuara untuk berkomentar. Lalu pada lima me

