"Sarah, tolong kamu layani meja nomor 4 ya. Saya ada tamu." "Baik, Bu." Emily berbalik dan melangkah menuju ke ruangannya setelah memberi perintah pada salah satu pelayannya. Dia menutup pintu ruangan dengan sangat hati-hati dan menatap seorang wanita dewasa yang tidak lain adalah ibunya sendiri. Ekspresi masam membingkai wajahnya. Emily paling malas jika harus bertemu dengan orang tuanya. Namun apa boleh buat, dia tidak mungkin mengusir ibunya yang datang dengan sengaja ke restoran. "Ada apa Ibu ke sini?" tanya Emily tanpa basa-basi. "Kamu ini tidak sopan. Langsung bertanya tanpa menjamu sama sekali." Emily mengambil gelas dan mengisinya dengan air putih, lalu meletakkannya di depan sang ibu. Sementara dirinya lantas duduk berhadapan. "Semua orang sedang sibuk, aku juga tidak punya

