Perbedaan Pendapat

1192 Kata

"Aku berjanji asal kamu memberikan aku kesempatan, aku gak akan mengganggu dia. Dan aku juga gak akan menyiakan kesempatan ini." Amira mengepalkan tangannya erat, bagaimana dulu dia bisa jatuh cinta pada pria macam Frans, pemaksa dan suka mengancam. "Licik." Amira pergi meninggalkan Frans begitu saja, Namun, Frans bisa bernafas lega, sebab Amira pasti akan datang di sidang mediasi perceraian mereka. Amira adalah wanita yang baik, dia tidak akan tega orang- orang di sekitarnya terluka karena dirinya, meski dengan begitu Frans merasa kesakitan dalam hatinya, karena benar adanya Harras sudah benar- benar menggeser posisinya di hati Amira. Amira menghela nafasnya sebelum masuk ke dalam rumah, rumah Harras. Harusnya dia sudah pindah sekarang, tapi, Harras bersi keras membuatnya tinggal disa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN