Bab 22 Sehina Itukah?

1252 Kata

Malik baru pulang ke rumah pukul delapan malam, itupun buru-buru sekali karena ia takut Nana menunggunya lama. Dan benar saja, istrinya itu sejak tadi menunggunya di depan rumah bersama Alina dengan wajah yang sudah sembab karena menangis. "Ya ampun... Akhirnya yang ditunggu-tunggu udah pulang juga, dari tadi istri kamu udah mikir yang enggak-enggak, takut kamu nggak pulang karena ada operasi mendadak." Ujar Alina dengan heboh. Sedangkan Nana kini sudah berada dipelukan Malik, menyembunyikan wajahnya didada bidang suaminya, Malik sampai bisa merasakan jika kemejanya sudah basah, pasti istrinya tengah menangis sekarang. "Tadi ada temen ngajak diskusi bentar, aku juga buru-buru pulang kok kak. Kepikiran Nana terus, aku nggak mungkin lupa juga sama acara kita." Jelas Malik membuat Alina m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN