Ariadne terlihat menggeliat di atas ranjangnya. Wajahnya dipenuhi keringat meskipun ia telah bergumul dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Kerutan kesakitan terlihat jelas di sana. Lalu seketika berubah menjadi tenang dan sejuk saat Rie merasakan sebuah kehangatan yang muncul entah dari mana. Seperti ada tangan yang menyentuh keningnya lembut. Usapan tangan itu cukup ampuh membuat Rie merasa nyaman. Keningnya yang sejak tadi mengerut, kini juga telah memudar. Pijatan-pijatan kecil juga ia rasakan di wajah dan pundaknya. Rie ingin menggerakkan tubuhnya ke belakang karena ia bisa merasakan hangatnya pelukan itu datangnya dari arah sana. Namun, tangan itu mencegahnya untuk berbalik. Rasa nyaman telah berubah. Kini Rie seperti merasakan sesuatu yang ditekan dari belakang tubuhnya d

