Chapter 26

1170 Kata

            “Ada apa, Tuan Muda?” Tanya Vincent dengan cemas saat menerima telepon dari Tuan Mudanya tengah malam.             “Vincent, Aku dalam masalah...” Kata sang Tuan Muda dengan suara bergetar ketakutan.             “Jangan panik, Tuan Muda. Katakan pelan-pelan.” Kata Vincent. Lagi-lagi dia harus menyiapkan hatinya untuk kemungkinan terburuk. Dia tidak bisa menebak masalah apa lagi yang dibuat oleh Tuan Mudanya.             Tuan muda itu terdiam. Dia masih gemetar ketakutan sembunyi di bawah selimut. “Vincent.. Rachel.. Dia tahu namaku sekarang.. Bagaimana ini?” Suara Tuan Muda itu semakin terdengar panik.             Vincent menarik nafas lega. Setidaknya Tuan Mudanya tidak membuat masalah baru. Tuan Mudanya terlihat sangat peduli dengan pandangan si Rachel ini. Semoga saja di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN