12. Siapa

1221 Kata

Kinan berlutut, badannya sudah hampir lemas. Dia menerima kedatangan anak-anaknya yang sudah terbebas dari si penculik. Kinan mengusap-usap wajah Ara yang berkeringat dingin. Anak itu masih menangis, tubuhnya bahkan sampai menggigil. Tak jauh berbeda dari keadaan Ara, Gibran juga sama takutnya. Sang ibu lantas memeluk mereka berdua dengan sangat erat. Sementara Arya, dia ikut berlutut dan mengelus-elus punggung keduanya. "Mending kita bawa mereka ke rumah sakit dulu." seru Raka yang berdiri di dekat keluarga itu. Pria tersebut lalu memberi isyarat kepada sopir untuk menyiapkan mobil. Selanjutnya menggendong Gibran saat Ara sudah digendong oleh ayahnya sendiri. Arya menurunkan Ara setelah sampai di samping mobil. Memastikan mereka semua masuk ke dalam mobil terlebih dulu sebelum berjalan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN