Jam 06.00 pagi Daffa terbangun karena nyamuk yang diam-diam menyukainya. Ia melihat ke kiri. Tidak ada Rayyan. Tidak ada Diffa. Ia lantas terburu-buru untuk bangun. Pikirannya merancau kemana-mana. Bayangan adik-adiknya diambil oleh alien dari luar angkasa pun segera memenuhi kepalanya. "Kemana dah cuk?!" Daffa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia kelimpungan. Akhirnya Daffa memilih keluar dari tenda dan s**t. Ayah, bunda, serta adik-adiknya ada di gazebo. Sedang duduk bersama sambil meminum teh. Daffa memakai sendal swallow nya lalu berjalan ke arah dimana mereka semua berkumpul. "Pagi jagoan!" Sapa Raka. Rayyan melihat kakaknya, lalu tertawa. "Jagoan apaan bangun siang! Jagoan neon?!" Daffa hanya mendengus. Lalu melakukan high five ala lelaki bersama Raka dan Rayyan. Tak lu

