58. Pacaran

1002 Kata

"Apaan sih, Mas? Lebay deh," kilah Aneksa dengan wajah bersemu merah dan mengulum senyum. Istri mana yang tidak melayang mendengar perkataan manis seperti itu keluar dari mulut suami Shaka membingkai kedua pipi sang istri, mendekatkan wajahnya hingga hembusan napas wanita itu bisa ia rasakan menyapu wajah. Tok! Tok! Tok! Pria itu membeku seketika saat mendengar suara pintu diketuk padahal hanya sedikit lagi bibirnya tiba di tujuan. Mende'sah pasrah sambil menempelkan keningnya di kening istri. "Cuma mau cium aja banyak gangguan." Aneska tertawa. "Makanya jangan macam-macam. Udah tau lagi ada ibu." "Anes! Di depan ada yang nyariin." Terdengar suara Ratih. "Iya, Bu. Sebentar," balas Aneksa sambil memegangi kedua tangan suami yang masih menempel di pipinya. "Aku keluar dulu." Shaka me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN