14. Amanda

1002 Kata

"Assalamualaikum." "Waalaikumsalam. Loh? Manda?" Merta bingung melihat sekretaris anaknya ada di sana. Deg! Jantung gadis itu berdetak cepat saat melihat atasan kerjanya ada di sana. 'Jangan-jangan Pak Shaka cerita sama Mbak Anes soal tadi pagi. Aduh ... gimana ini? Aku kan cuma bercanda. Tapi emangnya harus banget ya datang sama papa dan mamanya si Bos?' batinnya. "Manda, kok kamu di sini?'' tanya Marta lagi lalu mengalihkan tatapan pada putranya. "Kamu yang nyuruh Manda ke sini? Kebangetan kamu ini. Anak orang jam segini masih kamu suruh kerj," omelnya. "Gak aku suruh juga dia bakal ke sini," sahut Shaka. Kebetulan lain setelah sama-sama memiliki hobi yang sama dengan ayah Aneska, adalah Amanda. Beberapa bulan setelah menerima gadis itu bekerja sebagai sekretaris, ia baru tahu bahw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN