Shaka menghampiri. "Gak apa-apa. Kayaknya mas melupakan sesuatu." "Apa?" Pria itu lalu memeluk sang istri. "Peluk dulu. Untuk beberapa jam ke depan kita gak akan ketemu." "Apa sih, Mas?! Gak jelas banget." Wanita itu terkekeh sembari mendorong pelan tubuh suami. "Malu dilihat orang." "Malu apa? Orang kita juga udah nikah." "Iya, tapi ini tempat umum," sahut Aneska, mengalihkan perhatian ke tempat lain. "Selamat pagi, Dokter Yoga." "Pagi, Dokter Aneska. Saya masuk duluan," balas Yoga. "Silakan, Dok," angguk Aneska, sejenak menetap punggung dokter pria yang berjalan menuju lobi. "Harus banget ya kamu liatin dia kayak gitu?" protes Shaka. "Lihatin apa?" tanya Aneska dengan polosnya. "Itu tadi." Wanita itu berpikir sejenak lalu tertawa. "Jangan bilang Mas turun karena lihat Dokter

