Chapter 28: Rencana

1645 Kata

-Kaira- "Jadi pacar, Pak?" Kaira mengulang ucapan si sekretaris CEO itu, mengira dia salah dengar. "Maksudnya ... Bapak pura-pura jadi pacar saya?" "Iya." Rayi tersenyum. "Kalau memang dia masih di sana, dan kita nggak sengaja papasan sama dia. Kenalkan saya sebagai pacar kamu. Kamu sudah selesai masa iddah, kan?" Pertanyaan Rayi membuat Kaira jadi malu sendiri. Tidak menyangka sama sekali pembahasan soal masa iddah dia akan muncul di antara mereka. Tapi melihat ekspresi wajah tampan itu begitu serius, Kaira jadi terpaksa menjawab. "Sudah sih, Pak. Sudah lewat beberapa bulan." "Ya sudah, berarti nggak masalah kan kalau kamu punya pacar lagi?" Mata Rayi berkilat penuh semangat. Kaira masih tidak enak. Tidak masalah waktu dia berpura sebagai pacarnya Rayi di depan Chacha dan tunangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN