Respati menatapnya dan menunggu Erro bercerita. “Waktu itu yang saya ingat, Nogo datang dalam kondisi sakit parah yang mengancam jiwa. Aru bilang kalau Kalbu nya terpecah. “Bahkan, saya ingat saat dia menggunakan kemampuannya dan mengaktifkan Gem miliknya, langsung kesakitan. Tubuhnya lemas dan tidak bertenaga, dia kehilangan energi. “Saya melihat sendiri kalau dia berada di ambang batas antara hidup dan mati. Semakin dia menggunakan kemampuannya, semakin tubuhnya seperti melemah. “Sampai akhirnya dia tidak sadarkan diri,” terang Erro. Respati menatapnya, "Lalu?" “Saat itulah ada sesuatu aneh terjadi,” Erro mengingat kejadian yang sudah terjadi bertahun tahun lamanya. “Aru menyentuhkan Gem miliknya pada Gem milik Nogo untuk mengalirkan energi. Tiba tiba saja muncul kabut hitam dari
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


