Keke baru saja selesai mandi sore. Gadis itu segera berpakaian. Diliriknya jam dinding, sudah pukul lima sore. Biasanya Rizky sudah pulang, tapi, ia tidak tahu apakah kekasihnya itu akan berkunjung ke sini atau tidak. Keke pergi ke dapur untuk membuat teh. "Hai, sayang?" Tiba-tiba saja Rizky ada di dalam sana, dan langsung memeluk tubuh Keke dari belakang, kemudian mengecup lekukan leher wanita itu. Keke mengusap dadanya."Nggak ngetuk dulu, kaget aku..." "Ngapain harus ngetuk, kan aku punya kuncinya. Tadinya aku berharap kamu lagi mandi atau lagi ganti baju gitu...supaya aku bisa ikutan,"goda Rizky sambil menciumi leher dan pundak sang kekasih. "Geli...kenapa cium di situ sih." Keke tertawa. "Terus cium dimana...kayaknya di sini deh." Rizky memutar tubuh Keke dan mencium bibir gadis i

