"Cepat periksa semuanya. Cari semua dokumen yang berhubungan dengan Yinsi. Cari semuanya, jangan sampai ada yang kelewatan." ucap Lixian mengeraskan suaranya. "Baik!" semua prajurit berpencar mereka masuk ke tempat mahkamah agung. Dan, segera mencari dokumen tentang kasus yang dilakukan Yinsi. Meski dia tidak tahu, siapa Yinsi. Kenapa mereka menjadi link kasus ini. Siapa dia? Apa begitu dekatnya dia dengan permaisuri. Sampai semua orang memanjakan dia, mencari kasusnya. "Apa yang kalian lakukan?" Beberapa orang kementerian hukum mulai berkumpul. Mereka mengeluarkan pedang mereka. Mencoba untuk melawan semua prajurit yang sudah dipersiapkan Lixian. Lixian mencoba meredam emosi. Dia tidak mau ada pertumpahan darah sesama pengabdi Ratu atau yang mulia Raja. "Aku tidak ingin bertengkar

