"Siapa sebetulnya penghianat itu." tanya Mou Ji. Dia sekalian panik saat mendengarnya. "Apa kamu tidak pernah curiga dengan orang-orang di sekitarnya," "Aku pernah curiga pada beberapa orang. Dan, Kenapa aku merasa tidak perlu baik dengan semua orang. Karena semua orang itu beracun. Kita tidak tahu apa isi hati mereka." Mendengar kata itu Jendral Utara menatap ke arahnya lekat-lekat. "Apa kamu juga seperti itu?" tanya Mou Ji memastikan. Wajah Jendral Utara terlihat sangat tegang. Dia menelan lidahnya berkali-kali. "Apa yang kamu katakan?" tanya Jendral Utara. "Aku tanya padamu." ucap Mou Ji. "Jika kamu nanti tidak lagi, aku andaikan. Atau hanya pura-pura baik. Maka aku tidak akan segan-segan akan membunuh kamu. Siapapun status mu." ucap Mou Ji. Kedua mata yang semula sayu terlihat

