Gaven tertidur dengan sangat nyenyak. Ia bahkan tidak merasakan perutnya yang mulai bergemuruh karena memang belum ia isi sama sekali. Matahari sudah mulai turun dari puncaknya. Itu artinya, sudah lewat tengah hari. Namun di tengah kenikmatan tidurnya, tiba-tiba Gaven terjaga. Ia kembali berada di tempat yang tidak biasa. Kali ini ia berada di tengah-tengah lembah kosong tak berpenghuni. Di lembah itu hanya ada ia sendiri. Sekelilingnya hanya dinding jurang dari bukit berbatu. Tidak ada satu pun tanaman yang tumbuh di lembah itu. Kosong tapi lembab dan basah. Beberapa bagian dinding lembah mengeluarkan air yang entah dari mana sumbernya. Dinding lembah itu mengeluarkan air yang beraneka ragam warna. Gaven takjub melihat keindahan yang ada di sekeliling dinding lembah. Tempat apalagi in

