Gaven membuka besi yang melilit pintu besi bagian samping rumah setelah ia berhasil melumpuhkan satu lagi penjaga. Dengan bahasa isyarat dan dengan suara setengah berbisik, Gaven mengajak ke tiga anak buah Andrew untuk masuk ke dalam villa. “Gaven, sekarang bagai mana?” “Kita masuk bersama-sama. Tapi harus hati-hati dan tetap menjaga jarak.” “Baik, Gaven.” Mereka ber-empat pun mulai mengendap perlahan menuju pintu utama. Gaven sengaja memilih pintu utama untuk jalan masuk agar memudahkan perjalanan mereka. “Mundur!” bisik Gaven setelah melihat seorang penjaga berjalan ke arah mereka. “Sekarang bagaimana?” bisik Han. “Kita tunggu sebentar, semoga pria itu berjalan ke arah sini.” Gaven kembali mengintip, ternyata pria itu berbalik arah dan tidak berjalan ke arahnya. “Sekarang begini

