Ketahuan

1015 Kata

Resti membawa langkahnya dengan cepat sembari sedikit berlari agar Bobby tidak dapat mengejarnya. Sesampainya di carport ia buru-buru membuka pintu mobil dan membanting cukup keras setelah memasukkan tubuh di sana. Napasnya sedang menderu, dalam keadaan kacau seperti ini ia tidak mungkin berkendara. Sebab ini terlalu berisiko. Lebih dulu i bawa punggungnya bersandar untuk meminimalisir detak jantung yang berdebar bertalu-talu, meniup napas ke udara dan melalukan secara berulang agar memadamkan api amarah yang membumbung tinggi di udara Sungguh, ketakutan kembali datang menjajah, membuat pikiran yang semula kusut semakin rumit dan pelik. Ia sedang membayangkan segala kemungkinan tentang Bobby, bagaimana kalau seandainya Bobby melakukan sesuatu yang tak pernah diduga? Bagaimana jika sega

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN