Pengakuan Shaka di depan mertua.

1000 Kata

"Tolong berikan kesempatan sama Resti, Shaka. Mama mohon. Kasian dia. Nggak bisa tidur nyenyak karena memikirkan masalah kalian." Wina bersimpuh tepat di hadapan kaki Shaka, merendahkan martabatnya kepada sang menantu agar membatalkan gugatan cerai yang dilayangkan pada Resti. Shaka terdiam untuk beberapa saat, membiarkan ucapan itu mengambang sekejap sembari. Sejak dua hari lalu, Shaka memutuskan untuk memulangkan Resti ke rumah orang tuanya, meminta agar tidak mengembalikan Resti lagi ke rumahnya karena Shaka sudah menjatuhkan talak pada wanita yang tengah mengandung benih dari pria lain. "Maaf, Ma. Aku nggak bisa mentolerir perselingkuhan, jadi aku nggak bisa kasih kesempatan seperti yang mama mau, perceraian tetap berjalan sebagaimana mestinya. Jadi, aku harap Resti bisa mengkoordinas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN