Keberpihakan Novi

1032 Kata

Sampai di depan pintu sebuah rumah, Fatma mengeluarkan kunci dari dalam tasnya. Sedang ibunya, yang baru menjejak kaki di tempat itu, celingukan melihat sekitar. Tempat yang sungguh asing baginya. "Jadi di sini kalian tinggal?" tanya ibunya. "Ya, Bu." Fatma menyahut tanpa menatap ibunya, karena sibuk membuka pintu rumahnya. Sampai di dalam, hal pertama yang Fatma lakukan setelah meletakkan tas adalah membuka ponsel dan menghubungi Sabil. Namun lagi-lagi, nomor suaminya itu tak aktif. Fatma gusar dan kecewa. Di saat segenting seperti sekarang, Sabil malah tak bisa dihubungi. "Sabar, ya." Ibu Fatma mengusap punggung puterinya. Wanita tua itu tiba-tiba teringat sesuatu. "Ada apa, Bu?" tanya Fatma mengerutkan kening melihat ekspresi ibunya. "Sebentar, ya!" Wanita itu kemudian mengelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN