Aku Lupa Mereka Kembar

1349 Kata

Tak lama, sebuah pesan masuk ke ponsel Halimah. Ia pun segera membukanya. Matanya membola. "I, ini?" Hatinya mulai kalut, kenapa yang tampak sibuk bukan pria yang memakai pakaian saat berpamitan padanya tadi. Pikiran Halimah mengembara. Ia mulai mengaitkan perubahan sikap suaminya dengan foto yang dikirim padanya. Sabil yang tiba-tiba lembut dalam sekejap. Perhatian padanya. Bersikap manis dengan mengucap kata-kata cinta dan rindu. Lalu suara serak itu .... "Apa yang sebenarnya terjadi?" gumam Halimah yang terdengar oleh orang di ujung telepon. "Halo, Lim. Ada apa?" tanya Novi di seberang. "Oh." Halimah tersentak dia baru sadar masih tersambung panggilan dengan temannya. "Eum. Nanti aku hubungi lagi, ya, Nov. Maaf." "Oh ya. Gak papa, Lim. Kamu sehat-sehat aja kan?" sahutnya. Tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN