JFD#39 Bucin semuanya

2298 Kata

                Aku memeluk sekali lagi Zulfan sebelum masuk ke dalam mobil, dia tersenyum kecut yang membuat aku gemas banget sama dia. Aku tersenyum, mengelus pipinya dengan pelan, melambaikan tangan ke arah Zulfan yang terlihat tidak berbinar seperti biasanya. “Aww banget emang mereka berdua ini, minta aku bunuh jadinya,” desis Hana yang melipat kedua lengannya, aku mencubit lengannya dengan gemas. “Dih sekate-kate banget sih lu Han, minta gue tampol sih itu mulutnya,” gerutuku yang membuat Hana hanya nyengir gak jelas banget. “Zulfan emang semanja itu ya? Gue baru liat dia kayak gitu,” ucap Aira yang duduk di depan, menengok ke arahku. “Orang dingin bisa jadi manja ternyata, gak nyangka sih gue,” celetuk Raken yang tetap terfokus pada jalan di depan, tanpa menengok ke kanan dan kir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN