Masih dengan tanpa Aaron yang belum juga pulang dari luar kota, pagi ini pun Pricilla bangun sendirian sembari menggeliatkan tubuhnya sesuka hati. Sambil merentangkan dua tangannya ke atas, wanita ini pun menguap lebar di tengah rasa malas yang menggandrunginya. Entah kenapa, hari ini rasanya ia tidak ingin terlalu cepat beranjak dari kasur. Apalagi di luar cuaca tak secerah pagi pagi biasanya, membuat Pricilla lantas ingin kembali bergelung mumpung tidak ada seseorang yang perlu ia layani mengingat ia hanya tinggal seorang diri selagi Aaron masih sibuk dengan urusannya di luar kota sana. Pricilla menghela napas. Memiringkan posisi berbaringnya sembari menatap ke sisi ranjang yang justru malah kosong tak berpenghuni. Perlahan, wanita itu pun mengulurkan satu tangannya ke arah ranjang

