Bagian 25

1748 Kata

Aaron tidak tahu, apakah pilihannya ini sudah tepat atau sebaliknya. Mengajak Erika untuk berkunjung ke kamar hotel yang disewanya setelah keduanya sama-sama meminta para asistennya untuk tidak mengganggu mereka dalam beberapa jam ke depan. Sungguh, tidak ada lagi yang bisa Aaron lakukan demi membuat Erika menjadi tenang. Aaron memang masih belum bisa melupakan segala kenangan buruknya, tapi bukan berarti nurani Aaron sudah mati. Tidak! Dalam hati kecilnya, ia pun berkata bahwa setidaknya ajaklah Erika untuk mampir ke hotel yang disewanya. Dengan begitu, perlahan semuanya pun akan membaik. Entah itu perihal hubungan mereka, atau mungkin sesuatu yang sudah sejak lama membuat kepribadian Aaron menjadi berubah. "Masuklah!" Pria itu menghela sang wanita ketika pintu kamarnya sudah terbuka.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN