Aaron baru saja tiba di teras rumah setelah ia mendapat potongan waktu untuk jam kerjanya. Meski masih terbilang baru ia bekerja di kantor bekas relasi lamanya, tapi pria ini seolah memiliki nasib beruntung dalam segala hal. Buktinya, Aaron mempunyai kuasa untuk keluar masuk kantor tanpa perlu mendapatkan izin dari atasannya. Membuat ia dengan mudahnya bisa meninggalkan kantor selagi pekerjaannya tidak menumpuk. "Aku pulang!" seru Aaron sembari mendorong pintu hingga terbuka. Akan tetapi, tidak ada sahutan yang menyambut kedatangannya. Untuk sesaat, pria itu pun merasa heran ketika tak menemukan tanda-tanda kehidupan di setiap sudut rumah huniannya tersebut. "Pricilla, kau di mana?" lontar Aaron mencari tahu. Namun sayang, sosok yang sedang dicarinya bahkan tidak sedang berada di tempa

