Bagian 66

2142 Kata

Pemuda itu sedang menantikan panggilannya tersambung. Sambil menuangkan segelas minuman berwarna ke dalam gelas yang sudah ia sediakan, pemuda itu pun tampak menghela napas untuk beberapa saat. Sebuah rencana sudah ia rancang secara mendadak. Hal itu ia lakukan karena semata-mata ia tidak ingin jika wanita yang disukainya berangkat ke Binghamton bersama dengan pria lain. Mungkin jika si wanita memutuskan untuk pergi seorang diri, itu tidak terlalu ia masalahkan. Namun saat mengetahui bahwa sang wanita hendak mengadakan perjalanan bersama dengan karyawan prianya, tentu pemuda ini pun merasa keberatan. Untuk itu, demi membuat niatan si wanita itu gagal, ia pun lantas menciptakan sebuah ide yang ia yakini akan menggagalkan perjalanan yang sudah si wanita rencanakan. Namun sebelum mencapai p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN