Bagian 49

1270 Kata

Aaron memijit pangkal hidungnya di depan cermin besar yang ada di hadapannya saat ini. Setelah melalui perseteruan yang menguras tenaga bersama Erika dan selingkuhannya, kini Aaron merasa sangat lelah fisik dan juga batin. Semula, ia mengira bahwa hubungannya dengan Erika akan kembali hangat dan baik-baik saja. Tapi kemudian, wanita itu justru malah mengulang kesalahannya seakan-akan ia tidak  pernah tahu resiko yang akan didapatnya sefatal apa. Demi Tuhan! Aaron memang terluka atas perlakuan wanita itu. Tapi terlepas dari apa yang sudah menimpanya, Aaron bersyukur karena masih bisa melihat dan mengetahui betapa sangat buruklah tabiat mantan kekasihnya itu. Padahal, dulu Aaron sempat mengelu-elukan Erika sampai ia merasa bahwa Erika adalah satu-satunya wanita yang akan menjadi pendampingny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN