Bagian 42

2007 Kata

Seperti pagi-pagi sebelumnya, Samuel akan selalu memarkirkan motor kesayangannya tepat di sudut parkiran. Di mana ia selalu menaruh motornya itu di tempat yang dipikirnya aman dan selalu terpantau oleh kamera pengintai yang mengarah tepat ke sudut tersebut. Lalu setelah memastikan bahwa tidak ada yang ketinggalan, lelaki itu pun mulai bergegas meninggalkan motor matic-nya itu diiringi dengan helaan napasnya. Sudah beberapa hari ini, semangat seakan menguap dari dalam diri Samuel. Namun meski begitu, tetap saja ia harus menunaikan kewajibannya. Jika tidak, maka Samuel akan kehilangan kesempatan untuk mencari nafkah demi ibu tercintanya. Dan kini, lelaki itu pun sudah hampir sampai ke teras kafe. Namun sebelum itu terjadi, tiba-tiba saja angin berembus cukup kencang. Padahal ini masih pagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN