Pintu ruang perawatan Daisy baru saja ditutup dari arah luar. Seorang wanita tampak mendesah pelan setelah beberapa waktu lalu, ia sempat menjenguk wanita yang sedari kemarin tergolek lemah di atas ranjang perawatan tersebut. Ya, akhirnya Gabriela bisa datang juga untuk menjenguk Daisy. Setelah sempat bergulat dengan batinnya sendiri dan juga Maxime yang beberapa kali pernah mengultimatumnya, kini wanita itu pun sudah mengetahui lebih jelas mengenai kondisi Daisy yang sudah ia anggap seperti sesosok ibu di kala ibu kandungnya sendiri sudah tiada. Terdapat kesedihan dari raut wajah Gabriela. Hal itu tentu disebabkan oleh keadaan Daisy yang masih sangat lemah dan sesekali sempat mengigau juga hingga membuatnya menjerit. Lagi lagi jeritan depresi itu terdengar kembali. Membuat Aaron merasa

