Senyum bahagia tidak bisa disembunyikan dari bibir Anggara. Ia menuju ke kamarnya dengan wajah penuh senyum. Ingatan akan apa yang terjadi antara dia dan Nila di kolam tak henti hentinya membuat ia memerah. Tingkah Anggara jelas disadari oleh Sarah. Gadis itu tidak terima dan langsung mengkonfrontasi pada Anggara yang baru masuk ke kamar. "Kau terlihat bahagia," sindir Sarah. Anggara tidak menyembunyikan itu dari Sarah. Ia mengangguk dan ingin berbagi kebahagiaan dengan Sarah. "Ya, kurasa aku jatuh cinta. Nila membuatku gila," ucap Anggara. Dia tidak tahu jika ucapan itu menghancurkan hati Sarah. Gadis itu tersenyum miris dan matanya mulai berkaca-kaca. "Oh ternyata kamu jatuh cinta. Kalau begitu tugasku sudah selesai. Sudah waktunya kita berpisah," kata Sarah. Mana mungkin ia

