“Meisyaaa...," tante Melda memeluk Mei yang sudah melepaskan pelukannya pada lengan Edwin. "Kenalkan tante ini kak Edwin," ujar Meisya dengan tatapan dan sinar mata yang tampak bingung, Edwin dan tante Melda bersalaman namun Edwin segera mundur dan membiarkan dua wanita dihadapannya berbicara. "Maaf, tante datang lebih pagi, papa James tiba-tiba memajukan jadwal keberangkatan karena banyak yang akan diselesaikan di sini, mau ke mana pagi-pagi Meisya?" tanya tante Melda menatap Meisya yang terlihat bingung. "Sarapan tante, kebetulan di depan sana ada foodtruck, nggak papa ya tante, kita sarapan di sana," Meisya mengajak tante Melda melangkah dan menoleh memandang Edwin yang mengangguk mengikuti langkah Meisya. *** "Kita duduk di sini saja, sayang," suara Edwin yang lembut menga

