CHAPTER 17 : ZxR record label
Setelah 1 minggu ia berlatih di Capitol, ia merasa ia melakukan sedikit peningkatan pada tariannya.
Jika boleh jujur, menjadi idol yang menari sekaligus bernyanyi bukanlah sesuatu yang ia inginkan.
Ia hanya ingin bernyanyi dan menyebarkan musik yang menyentuh hati. Seperti Victoria. Idolanya.
Namun menari adalah hal dasar untuk menjadi seorang trainee jadi ia harus bisa melewatinya.
Setidaknya karena ia mengikuti gymnastic semenjak umur 2 tahun ia memiliki kelenturan yang kini menjadi kelebihannya dalam menari.
Pelatih hanya mengatakan gerakannya kurang bertenaga namun ia cepat belajar.
.
“Jessica, ZxR record label ingin menawarimu tanda tangan kontrak” ucap Stefano langsung pada intinya tepat setelah Jessica duduk di hadapan sang pemilik perusahaan tersebut.
Beberapa saat lalu setelah Jessica menyelesaikan latihan-nya, salah satu staff mengatakan bahwa gadis itu dipanggil oleh Stefano.
Bukan hanya Jessica yang terkejut, namun seluruh trainee yang berada diruangan yang samapun tidak mampu menahan keterkejutannya.
“M-maaf?”
“Kau tahu ZxR record label bukan?” tanya Stefano.
Dengan cepat Jessica mengangguk.
For god sake, who doesn’t know them?!
Mereka adalah label rekaman bagi para musisi kelas atas seperti Stefano, Victoria dan beberapa nama mendunia lainnya.
Jika kalian berkata Jessica melebihlebihkannya maka kalian salah besar.
ZxR merupakan singkatan dari 2 nama yaitu Zachery dan Raymond, mereka memang bukanlah penyanyi. Namun popularitasnya mampu menandingin penyanyi penyanyi diluaran sana.
Selain bakat menciptakan musik, mereka memiliki mata yang mampu melihat potensi diri setiap orang yang bernyanyi.
Selama 20 tahun berdiri, label rekaman tersebut hanya merekrut 10 orang dan saat ini 10 orang tersebut sudah terus menerus mendapatkan penghargaan. Bahkan pemerintah pun banyak memberikan penghargaan kepada artis artis mereka.
Seperti Victoria saat ia menemukan gabungan nada baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Atau seperti Victoria, Stefano dan Daniel yang berhasil meraih penghargaan di acar penghargaan musik dunia.
‘Lalu mengapa mereka menawariku kerja sama...’ batin Jessica bertanya-tanya.
“Entah bagaimana Zachery melihatmu bernyanyi di ruang musik” ucap Stefano seakan menjawab pertanyaan yang berada dibenak gadis tersebut.
“Apa?!”
Sialan, dia malu sekali.
.
Stefano menatap Jessica dengan intens.
Jangan salah paham, ia hanya tidak menyukai hal hal yang tidak ia ketahui.
Dan Jessica salah satunya.
Bila dilihat lihat dari luar Jessica bukanlah sosok misterius atau yang lainnya.
‘Dia hanya gadis remaja biasa namun kenapa….’
Dalam hati ia meyakini Zack tidak salah saat melihat potensi Jessica.
Namun baginya gadis ini sangat misterius.
.
“Jadi apa kau akan menerimanya?” tanya Stefano.
“Mau!” jawab Jessica dengan cepat.
Dia pikir Jessica adalah orang gila?!
Tentu saja ia mau!
“Baiklah, Zachery akan sampai beberapa menit lagi, kau bisa membicarakan langsung dengannya”
Gila! Pantas ia diberi s**l dikehidupan sebelumnya, sekarang ia dilimpahkan keberuntungan.
Beberapa menit kemudia perbincangan antara Jessica dan Stefano terusik karena sebuah suara.
“STEFANO DIMANA BAYI EMASKU”
Jessica mengerinyitkan dahinya saat mendengar teriakkan tersebut. ‘Bayi emas?’
Dan tak lama setelahnya seorang pria muncul dibalik pintu dan langsung menatap Jessica dengan senyum lebar.
“HAHAHAHAHAH KEMARILAH BAYI EMASKU” pekik Zack.
Jessica yang ditatap kebingungan bukan main. Apa apaan ini? Sejak kapan ia memiliki julukan bayi emas?
Stefano membuang nafasnya. Lelaki berusia 38 tahun itu menatap Zack kesal.
Demi tuhan Zachery lebih tua 10 tahun darinya namun tingkahnya persis dengan bocah 8 tahun. Sungguh terkadang kelakuan pria itu membuatnya malu.
“Baiklah baiklah, ini kontraknya cepat tanda tangani setelah itu kita akan membahas lagumu”
Disisi lain Jessica heran setengah mati. Sungguh ia merasa ditipu oleh media.
Bagaimana sosok seperti ini menjadi sangat pendiam di televisi? Apa Raymond juga seperti itu??
Stefano berdeham lagi untuk menyadarkan Jessica dari lamunan-nya. Pria itu tahu apa yang Jessica pikirkan, karena iapun pernah berada diposisi tersebut.
Jessica segera tersadar dan dengan patuh menandatangani kontrak yang berjangka 2 tahun tersebut setelah beberapa saat membacanya.
“Besok kita akan segera bertemu si tua bangka itu dan membahas lagu pertamamu oke?” ujar Zachery semangat.
“Tua bangka?? Lagu??” beo Jessica sama sekali tidak mengerti.
Sedangkan Stefano hanya bisa menepuk dahinya.
“Kita akan mendiskusikannya besok honey, kau istirahatkan suaramu karena kita akan langsung berlatih besok”
Layaknya orang super sibuk setelah penandatanganan dokumen Zachery langsung beranjak pergi dari ruangan Stefano.
“Si tua bangka yang ia maksud adalah Raymond” ucap Stefano.
Jessica mengangguk dengan kening berkerut. Bukankah umur Zachery dan Raymond tidak jauh? Lalu mengapa Zachery memanggilnya si tua bangka?
“Kau tahu ZxR record label sangat selektif dalam memilih anggotanya, bahkan mereka menolak untuk merekrut salah satu artisku” lanjut Stefano.
Jessica mengangguk paham.
Bahkan ada isu yang mengatakan bahwa hubungan Zachery Raymond dengan Stefano tidak baik sehingga mereka tidak ingin merekrut artis dari Capitol.
“Kau tentu tahu terakhir kali mereka merekrut artis adalah Victoria 10 tahun lalu dan Daniel 7 tahun yang lalu”
‘Wah selama itu kah semenjak mereka merekrut artis?’
“Mereka memiliki kriteria sendiri untuk merekrut para artis dan siapapun tidak mengetahui dengan pasti kriteria tersebut. Bahkan hingga saat ini aku masih bertanya tanya apa yang mereka lihat saat merekrutku 17 tahun yang lalu”
Meskipun itu merupakan berita baru baginya namun Jessica tetap memasang wajah tenang dan menunggu Stefano melanjutkan ucapannya.
“Kau adalah yang termuda, aku memang mengakui kemampuanmu tapi bukan berarti tidak ada yang lebih baik darimu”
Dengan patuh Jessica mengangguk.
Ia mengerti bahwa Stefano memintanya untuk tidak besar kepala, mengingat bagaimana kesan pertama mereka saat audisi.
“Aku dan yang lain telah berdiskusi dan memutuskan untuk memasukanmu ke debut line girl group yang akan debut 7 bulan lagi”
“APA?!” pekik Jessica. s**l, mengapa hari ini begitu banyak kejutan? Sungguh! Ini tidak baik untuk jantungnya!
Dapat ia lihat Stefano memejamkan matanya saat mendengar pekikan high note Jessica.
“Astaga maaf maaf” ucapnya dengan cepat.
Tapi sungguh ia tidak mengerti, ia takut semua keberuntungannya digunakan saat ini hingga kedepannya tidak ada keberuntungan lagi.
Iya itu memang konyol tapi Jessica sungguh ketakutan.
Tok tok tok…
Jessica mengalihkan pandangannya pada pintu yang tidak tertutup rapat.
Jessica dapat melihat 4 orang gadis berpostur sempurna memasuki ruangan.
Dan selanjutnya mereka membahas perihal pergantian lagu debut mereka karena Zack dan Raymond memberikan salah satu lagu ciptaan mereka.
Selama diskusi itu pun Jessica mengerti bahwa debut line dari awal memang berjumlah 5 orang, namun salah satu dari mereka ternyata memiliki skandal yang bersangkutan dengan hukum yang tentunya tidak dapat di tolerir. Perusahaan manapun tidak akan pernah mendebutkan seseorang criminal.
Karena saat ini masih bulan 12 maka mereka akan debut diakhir bulan 7 saat musim panas mencapai puncak.
Semua orang dalam ruangan tersebut tenggelam dalam obrolan.
Mereka terus membicarakan konsep, gaya lagu dan posisi posisi member dalam grup mereka nantinya.
Disela sela percakapan, Jessica tersenyum tipis. Dalam diam ia berterimakasih pada tuhan karena telah mengijinkan-nya mencapai cita-cita yang selama ini ia impikan.
***
TBC