22|| RUBAH BETINA

827 Kata

Bisik dari mulut ke mulut sudah gosip itu beredar. Membuat Rara sudah risih dengan orang-orang yang membicarakannya. Rara menunduk setiap kali melintasi koridor di sekolah. Sudah sedari tadi telinganya seakan panas mendengar omongan-omongan buruk tentang dirinya. "Udah Ra, nggak usah dengerin mereka. Mereka, cuma iri sama lo." ucap Oliv mengusap bahu Rara, seakan menenangkan adik sepupunya. "Yang meraka omongin itu bener Vi. Gue ngejilat lidah gue sendiri," balas Rara tertawa sumbang. "Stttt, lo nggak salah. Dan menurut gue itu hal wajar. Karna kebanyakan cinta dateng dari benci, Ra." ucap Oliv mengeluarkan pendapatnya. "Lo dengerin gue," Oliv menghadapkan tubuh Rara ke arahnya. "Anjing nggak akn menggonggong sama orang yang dia kenal. So, nggak usah dengerin omongan mereka. Tetep jal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN