43||KRITIS

635 Kata

Tit....tit....tit.... Suara alat pendeteksi jantung itu berbunyi mengema di seluruh ruangan. Terlihat seorang lelaki sedang duduk di kuris. Dengan tangan yang memengang tangan perempuan yang tengah berbaring lemah. Rama mengelus rambut coklat milik Sandra. Ia berjanji dalam hati, akan membalas perbuatan Pelangi. Pintu rumah sakit terbuka menampil kan sosok perempuan berjas putih. "Loh Kak Rama?" tanya perempuan itu kaget. Rama mengkerutkan keningnya bingung. "Loh Rara, dia kenapa kak?" tanya perempuan itu lagi. "Kakak kayaknya lupa sama aku ya?" ucap dokter muda itu. "Iya, lo siapa?" tanya Rama, masih dengan ekspresi wajahnya yang bingung. "Gue Indi, temennya Rara kak, masa nggak ngenalin gue." balas Indi sembari tersenyum. "Lo Indi yang gendut itu, kok sekarang kurus?" tanya Rama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN