Kini aku duduk seorang diri setelah yang sedari tadi menemaniku pergi karena harus menjalankan tugasnya sebagai seorang suster. Aku menatap Hendra yang masih menyelidiki kematian Rina--suster yang tadi meninggalkan dengan cara yang mengenaskan. Sesekali aku juga menghirup aroma teh yang masih berada di genggamanku. Tidak berapa lama kemudian orang-orang mulai berdatangan untuk melihat keadaan mayat yang masih tergeletak di atas lantai da bersimbah darah. Beberapa orang di antara mereka mulai berbisik-bisik menebar fakta yang ssepertinya di bumbui dengan gosip. "Bagaimana bisa ya, hanya selang dari sejam pembunuhan yang tadi, kini sudah terjadi lagi? Dan bagaimana pula korbannya bisa suster semua sedang biasanya wisatawan?" bisik seorang ibu-ibu kepada temannya yang berdiri ta

