Aku duduk di dalam kamar di mana Ria di rawat. Sedari tadi aku hanya terdiam tanpa mengatakan sepatah katapun walau hanya say hello pada Ria. Entahlah rasanya aku sedikit ill feel dengan sikap Ria tadi pagi Dan Ria sendiri hanya terdiam di atas tempat tidur sambil melihat ke arahku. Dari ekor mataku aku melihat jika beberapa kali dia mencoba untuk membuka pembicaraan tapi di urungkannya. Ya, malam ini aku memang harus menunggui Ria di rumah sakit setelah seharian dia ditunggui oleh seorang Polwan. Mungkin bisa saja aku meminta bawahan Hendra yang lain untuk menunggui Ria, tapi rasanya sangat tidak etis dan terlalu memanfaatkan jabatan yang di miliki oleh kekasihku itu. Seharusnya malam ini aku ditemani oleh Hendra, tapi sayang sekali dia harus pergi karena ada tugas mendadak.

