"Apa?" tanya Ria yang kebingungan dengan sikapku yang tiba-tiba memintanya untuk lebih berhati-hati. Sosok perempuan itu terus melayang menunjukkan kuku panjangnya yang siapa untuk mengoyak tubuh Ria. Aku berusaha berteriak dan memperingatkan Ria, tapi entah kenapa kali ini suaraku seolah hilang dan Ria terus bertanya ada apa. Aku berusaha untuk beranjak dari tempat tidur dan menarik Ria agar berada di luar jangkauan makhluk itu. Tapi entah kenapa tubuhku kaku hingga tak dapat di gerakkan walau hanya sesenti. Panik, itu yang aku rasakan saat ini. Makhluk itu semakin mendekat ke arah Ria sedang aku masih juga tak dapat mengeluarkan suara atau menggerakkan kakiku. Yang dapat aku lakukan hanya menggapai dan terus menggapai, berharap Ria dapat mengerti dengan maksud lambaian tang

